Sabtu, 05 November 2011

The past..

Dulu aku punya pacar yang sangat aku cintai, dia mempunyai kumis tipis, bermata panda dan aku hampir bosan melihat hobbynya menghabiskan lebih dari 5 batang rokok perharinya, aku sering menegurnya dengan celotehan kecilku.. Dia hanya membalas dengan kata "iya" yang aku tau itu tidak bermakna sama sekali, dia seorang mahasiswa yang merantau di ibu kota, dulu aku dan dia tinggal di kota yang sama,, hari hariku lebih banyak kuhabiskan dengannya dari pada orangtuaku..sebenarnya kami berencana kuliah di kota yang sama,hanya saja nasibku tidak didukung oleh ayahku yang hampir tidak punya perasaan...
Hmm...

Tapi itu dulu ketika kami masih saling bersama.. 

Dia selalu mengajariku hal-hal baru walaupun kadang aku tak mengerti apa yang sedang dia bicarakan, aku hanya mengangguk dan dia tetap melanjutkan semua yang ada didalam otaknya.. Aku tau pasti dia sering menertawaiku dalam hatinya.. Dan dia juga pasti tau kalau aku cuman sok tau supaya tidak di anggap ketinggalan dan menghiburnya haha... aku selalu tertawa jika dia bercerita, aku berfikir bahwa dia sangat butuh teman berbagi yang mengerti tentang apa yang dia ceritakan tapi disitu cuman ada aku.. Dengan terpaksa dia bercerita semuanya kepadaku..
aku mengakuinya.. Dia orang yang idealis, dia selalu bercerita tentang apapun yang tidak bisa dilogikakan.. Dia bercerita tentang agama, politik, budaya, rasa, bahkan kadang-kadang cinta..  Aku paling tidak mengerti ketika dia bercerita tentang politik.. Aku bahkan hanya terus diam dan pura-pura meresponnya padahal yang kuperhatikan bukan ceritanya tapi kumis tipisnya ketika dia berbicara dihadapanku hahaha,tapi itu dulu... Bahkan ketika kami masih bersama kemarin,walaupun terpisah jarak yang jauh dan aku cuman bisa mendengar suaranya ditelfon genggamku, dia masih saja berbicara tentang hal-hal yang susahku mengerti.. Tapi, sekarang aku tidak bisa lagi mendengar ceritanya baik kalau kita bertemu ataupun lewat telepon genggamku.. Aku baru sadar kalau masalalu yang kita inginkan kembali,tidak akan pernah kembali...

Aku tidak tau kenapa dia meninggalkanku, dia berkata tidak akan pernah mau lagi kembali menjalani hubungan denganku.. Aku hanya membalasnya dengan kata-kata pasrahku.. Aku tidak bisa memaksanya kembali, aku tau mungkin dia lebih bahagia tanpaku...
Semuanya berjalan begitu absurd.. Tidak dapat dipungkiri walaupun dia telah meninggalkanku.. Semua yang telah kulalui dengannya begitu indah..  Dia pernah mengatakan bahwa hanya aku wanita yang bisa mengubah hidupnya dan mengerti keadaannya.. Hanya aku juga yang menerima dia apa adanya... ,aku bahagia mendengarnya mengatakan itu.. Aku berharap cuman aku yang bisa seperti itu kepadanya.. 
Jujur, aku merindukannya... Aku rindu ketika dia memelukku sambil menyetir mobilnya.. Tangan yang satunya dipakai buat benda bulat dimobilnya itu dan yang satunya melingkar dipinggangku.. Dia selalu berkata padaku tidak akan pernah mau meninggalkanku dan selalu akan menjagaku... Pada saat itu aku percaya padanya dan memeluk tubuhnya erat.. Aku merasakan kehangatan tubuhnya dan mendengar detak jantungnya lembut... Aku sangat mencintai dia...yang dulu! ...

Dia sangat tidak suka di atur tapi Aku termaksud wanita yang sering menuntut, aku sering menuntutnya berubah menjadi pria yang jauh lebih baik., selama dia masih berhubungan denganku.. Awalnya aku melihat banyak perubahan dalam hidupnya.. Tapi semua itu berjalan sangat singkat...
Dulu... Dia sering menegurku dengan lembut jika aku berbuat salah, dia takut mengkhianatiku, jika aku menangis.. Dia sedih dan membuatku tenang dengan sikapnya yang lembut... Itu semua hanya kutemukan pada dirinya yang masih botak.. Hahaha entah kenapa ketika dia berambut botak semuanya terasa sempurna.. Apakah rambutnya pertanda buruk bagiku?!! Mitos! Haha... Dia menyukai rambut gondrongnya sekarang... Tapi... Aku sadar sekarang dengan rambutnya yang gondrong hatinya pun berubah menjadi gersang... Entah apa hubungan semua ini dengan rambutnya...haha

Hmmm.... Dia sangat berubah.., sekitar 16 bulan yang lalu hanya aku satu-satunya wanita dalam hidupnya... Tapi,sekarang aku bahkan tidak tau lagi berapa jumlah wanita yang pernah masuk ke hidupnya saat kami masih menjalani hubungan selama 796 hari, 26 bulan lebih dan 2 tahun lebih...

Aku sering mendengar cerita buruknya dari oranglain... Dia selingkuh.. Dia pergi dengan orang yang tidak kusukai dan mebohongiku... Dia tidak pernah lagi jujur padaku.. 
Tapi aku tetap memaafkannya....
Aku merasa menjadi wanita paling bodoh...
Hampir setahun belakangan ini yang aku tau..dia berselingkuh dengan 3 orang wanita...
Maaf-memaafkan-mengulanggi-maaf,memaafkan dan hanya itu terus yang ada dihubungan kami saat itu...
Kadang-kadang aku merasa marah dan ingin membalasnya.. Tapi,... Aku bodoh.. Aku takut..aku takut dia meninggalkanku.. Padahal sudah lebih dari cukup aku di khianati..
Dan selama itu pula aku dan dia hanya menjalani hubungan "jalan ditempat".. Dia sering berjanji bahkan dia pernah mengeluarkan air matanya hanya untuk mendapatkan kata maaf yang sudah sangat sulit kukatakan... Saat itu..
Aku bahkan pernah lelah menjalani hubungan yang dimana hanya satu orang yang berkorban demi satu orang lainnya...
Dimana hanya ada aku yang lelah hanya untuk menjaga sesuatu yang harus ku ikhlaskan..

Dan..kamu...yah kamu.. Pria yang pernah menopang langkahku, dan pernah menemani hari-hariku.. Jujur,aku sangat merindukanmu.., aku merindukan suara tawa mu, lelucon konyolmu yang seharusnya aku tidak pernah tertawa karena itu.. Aku rindu pertengkaran kecil kita... Aku rindu ketika kamu mengejek hubungan kita dengan "hubungan kurang gisi" hahaha kita kurus kompak.....
Tapi aku tau..semuanya hanya masalalu...sekali lagi masalalu..............................

Ingin rasanya kembali ke masalalu...
Ketika kami duduk berdua di sebuah warung kopi, dengan laptop masing-masing.. Kami duduk berhadapan.. Dan mengedit hubungan kekeluargaan kami di facebook..
Dia sibuk menulis nama lengkap calon anak kami kelak...
- Naiqal chaesarika
-Shakila dwi sativa
-Kizuna tri raziva...
Semua nama itu ada artinya... Naiqal adalah calon anak pertama kami nanti, berjenis kelamin laki-laki dan namanya adalah singkatan nama dari bapaknya... Itu adalah karyaku 
Shakila dwi sativa... Adalah calon anak kedua kami.. Berjenis kelamin perempuan.. Dan aku sangat suka dengan nama shakila,dwi adalah kedua.. Dan sativa adalah padi.. Itu karyaku dengan dia...
Kizuna tri raziva.. Adalah calon anak ketiga kami.. Berjenis kelamin perempuan.. Aku tidak tau artinya, yang aku tau "tri" adalah tiga..selebihnya ini adalah karya dia..
....aku terharu dia sempat memiliku menjadi calon ibu dari anak-anaknya nanti...
Aku hanya bisa tersenyum melihat dia yang begitu aktif mengetik nama calon anak-anak kami... Kenangan ini adalah bagian dari kurang lebih 16 bulan yang lalu...
Aku rindu saat-saat itu...

Setelah kupikir dan kuputar ulang lagi isi otakku...
Aku mencoba untuk mengingat kembali perilaku lembut dan kasarnya...
Hanya saja... Kelembutannya sekarang tertutupi oleh luka yang ditimbulkan oleh kekasarannya sebelum dia mengakhiri hubungan kami...
Aku tidak tau kenapa aku bisa sekuat itu menahan rasa sakit yang dia berikan, bahkan 15 menit setelah dia memutuskan ku.. Dia mengirimiku pesan singkat dengan ancaman akan merusak namaku... Aku hanya membalasnya dengan pasrah.. (lagi)... Dia membalasnya lagi dengan teks yang lebih menusuk batinku... Aku sadar......aku memang harus pergi dari kehidupannya... Dia sudah tidak mengingginkan kehadiranku lagi... Dia lebih mencintai kehidupan barunya tanpaku... Aku mencoba menyemangati diriku sendiri... :'-)

Aku mencoba untuk membuka foto-foto kami untuk yang terakhir kali...mungkin......
Aku tersedu-sedu.. Mataku mulai berkaca-kaca dan mengelus-elus screen iPadku dibagian kepalanya...sewaktu dia botak... Sekali lagi aku sadar dan Aku telah kehilangan diriku juga seseorang yang  aku cintai...
Aku jadi ingat ketika dia selalu menjadi orang yang paling sabar menghadapiku , menenangkanku saat amarah menyelimutiku, aku jadi teringat semua usaha-usaha yang dulu dia lakukan untuk mempertahankan hubungan kami...
Ketika dia botak... Haha dan itu masalalu...  Aku benar-benar kecanduan masalalu.. Kecanduan dengan dia yang dulu...

Sekarang semuanya berbanding terbalik..
Aku dan dia sudah tak lagi bisa bersatu..... Aku harus sadar akan hal itu..
Aku juga sadar hanya dia seseorang yang pernah membuatku nyaman, seseorang yang juga selalu berusaha membuatku menjadi wanita kuat... Menerimaku apa adanya dan menjaga perasaanku... Hanya saja diantara itu semua ada emosi yang merusak perasaan kami dan membuat kami berpisah....

Untuk kamu... ( you know who you are, my best EX )

5 komentar: